Wabup Bojonegoro Buka Festival Wisata Buah Sayur di Galeri Bengawan: Dorong Kemandirian Fiskal Desa.

IMG 20260707 WA0002

Bojonegoro I skinfosuneta.com,-PEMERINTAH Kabupaten Bojonegoro terus mendorong pengembangan destinasi wisata berbasis potensi lokal sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Komitmen itu diwujudkan melalui pembukaan Festival Wisata Buah dan Sayuran oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Hj. Nurul Azizah, di Obyek Wisata Galeri Bengawan, Kecamatan Trucuk, Minggu (5/7/2026).

Bacaan Lainnya

Festival yang digagas bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini menjadi ajang promosi wisata sekaligus etalase hasil pertanian dan produk unggulan desa.

Dalam sambutannya, mbak Nurul (Sapaan Akrab Wabup Bojonegoro -red), menegaskan: Galeri Bengawan tidak cukup hanya menjadi tempat wisata. Kawasan ini harus menjadi sumber pendapatan berkelanjutan bagi desa.

“Kemandirian fiskal adalah galeri ini mampu beroperasi, memperoleh pendapatan, kemudian mengelola belanjanya sendiri,” ujarnya.

Ia mengusulkan agar kawasan wisata dihidupkan rutin setiap hari Minggu. Aktivitasnya mulai dari senam bersama, pasar buah dan sayuran segar, hingga penjualan produk UMKM.
Dengan begitu kunjungan wisatawan terus meningkat dan roda perekonomian masyarakat sekitar ikut bergerak,” katanya.

Selanjutnya Wabup juga menegaskan bahwa strategi ini juga untuk menyebarkan pusat keramaian agar tidak hanya terfokus di perkotaan.

“Aktivitas ekonomi diharapkan tumbuh merata hingga tingkat kecamatan dan desa,” ujarnya.

Selain pariwisata, Wabup juga menegaskan 2 (dua) program prioritas Pemkab Bojonegoro.

Di bidang kesehatan, layanan BPJS Universal Health Coverage (UHC) dipastikan tetap berjalan.
Pemkab juga telah menghadirkan 4 (empat) layanan medis unggulan di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo agar warga tak perlu rujukan ke luar daerah.

Di sektor pertanian, Pemkab memperkuat produktivitas petani melalui pengembangan Bibit Padi Gamagora hasil kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil panen sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Wabup berharap festival ini menjadi momentum mempercepat pertumbuhan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pemkab akan terus bersinergi dengan semua elemen untuk mengembangkan potensi daerah, memperkuat kemandirian ekonomi desa, dan memastikan program strategis berjalan optimal demi kemajuan Bojonegoro,” tegasnya.

Camat Trucuk Drs.H. Sa’ad Mujaddid, M.Ap. Siap menindaklanjuti arahannya Wabup , yakni memaksimalkan potensi Destinasi Galery Bengawan, yang berpotensi untuk peningkatan kesejahteraan warga dari pendapatan ber-UMKM dan beratanam beragam buah yang bisa di jual dan yang di gemari oleh pengunjung.”Kebetulan di wilayah Trucuk, bisa tumbuh berkembang dan berbuah, dengan beragam buah. Sawo, Klengkeng, Jambu Air, Jambu Kristal, Kates California, Melon ,Anggur, Alpukat.Dan juga sayur mayur: Kecipir, kacang panjang, Belutru, Kara, Kembang Turi, Bayam, Kangkung, Ale, Gambas, Labu , Waluh”, Ulasan Camat Trucuk Pak Jadid (Sapaan Akrab-nya Camat Trucuk )**(Eko-Bud-Zulf/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *