SERTISIK Asper BKPH Mulyoagung KPH Parengan, Sekaligus Pembinaan Personil Oleh ADM Beserta Team Management KPH Parengan.

IMG 20260521 WA0017

Tuban I skinfosuneta.com,-PADA Hari Rabo (20/5/2026). Bertepatan dengan peringatan hari Kebangkitan Nasional. Di kantor BKPH Mulyoagung KPH Parengan berlangsung Serah Terima Phisik Asper & Asset pertanggung jawaban BKPH Mulyoagung, dari pejabat Lama Eko Purwanto kepada pejabat yang baru Muktiono di hadapan ADM KPH Parengan Anthonie Alfrits Tandayu, di saksikan oleh Waka Adm KPH Parengan Agung Wibowo serta Team Management dan juga personil jajaran BKPH Mulyoagung.

SERTISIK Asper BKPH Mulyoagung, memang berlangsung hingga cukup lama, karena mulainya juga cukup Menjelang siang. Akan tetapi berjalan dengan lancar dan Khitmad.
Dari permutasian lingkup KPH Parengan Asper BKPH Mulyoagung lama (Eko Purwanto) bergeser ke BKPH Pungpungan di ganti oleh Asper baru Pindahan dari BKPH Gondang KPH Bojonegoro (Muktiono), yang terkesan specialis Asper BKPH yang terdapat daerah rawan. Meskipun bertugas sebagai Rimbawan dalam hitungan nya beliau (Asper Muktiono) sendiri sesuai dengan hitungan jumlah jari-nya.Katanya Beliau sendiri.

Bacaan Lainnya

IMG 20260521 WA0016

ADM KPH Parengan DIVRE Jatim, Anthonie Alfrits Tandayu, dalam sambutan sekaligus Pengarahan nya yang di memperkenalkan diri sebagai ADM KPH Parengan, berharap sesuatu jargon maupun takeline/yel-yel ” Solid, Kompak, berprestasi”. Perihal daerah tergolong rawan di masing-masing KPH maupun BKPH memang ada. Namun di BKPH Mulyoagung ini, Pengganti dari Asper Lama (Pak Eko), adalah Pak Muktiono, ternyata sudah tahu kondisi kewilayahan hafal track/alur. Sehingga apa yang sudah tercapai Solid kompak dan harmonis. Ini yang perlu di pertahankan dan di tingkatkan dalam melaksanakan tugas sesuai tupoksi dan S.O.P.
Dan eksistensi dalam melaksanakan tugas/pekerjaan melestarikan SDH, SDA dengan SDM yang ada, sesuai target perusahaan. Dan ujung -ujungnya termasuk juga untuk kita dan keluarga, Melalui Management perusahaan yakni mengelola potensi SDH (Sumber Daya Hutan).Yakni Menanam, menjaga, merawat, memproduksi.
Karena bila SDH tidak menunjang maka perusahaan akan pincang. Ini perusahaan, dan kondisi nya lain dengan cerita Perhutani saat dulu-dulu. Sekarang sebagai Rimbawan yang bisa sama sama untuk menunjang perusahaan agar untung dan tidak rugi. Minimal ‘invas/Balance’.
Prestasi merupakan penyemangat. Dan bekerja pencapaian sesuai target adalah sudah berprestasi apalagi melebihi target. Dan harus kita tanamkan jiwa kompetisi untuk meraih prestasi. Dan Triwulan I Tahun 2026 KPH Parengan peraih prestasi juara 1. Kita wajib bersyukur dan kita pertahankan.”Solid, Kompak, Lestari dan berprestasi”.
Yel-yel harus di implementasikan.
Akan tetapi KPH Parengan jangan sampai ada KDRT.

(Maaf..pembaca..!!Untuk oleh KDRT media online skinfosuneta.com sebagian suda pernah diuraikan, dalam edisi sebelumnya).

“Rimbawan KPH Parengan”, Lanjut Pak Anthonie (sapaan akrab ADM KPH Parengan-red).
KDRT :
K: Kayu (jangan ada yang main ilegal logging.
Data; Data (jangan manipulasi data).
Rong: Rong-rong (Nggembosi pekerjaan/mempengaruhi kelancaran tugas).
T: Toksis (Racun/benalu/menggerogoti pencapaian hasil melanggar aturan perusahaan).
Kalau ada yang melakukan hal yang demikian, maka akan menjadikan sumber kesusahan diri sendiri dan keluarga.
Oleh karena itu, Jangan karena itu, di KPH Parengan jangan sampai ada yang KDRT tersebut. Marilah kita Solid, kompak, Lestari, prestasi. Dengan tidak melanggar aturan.
Dan tanamkan pula ada komunikasi dengan stikholder juga komsos.
Hutan lestari, dan berproduksi Untuk perusahaan dan karyawan”.

Waka Adm KPH Parengan Agung Wibowo, menambahkan, “Kami mengingatkan agar 5 jaga.
Jaga diri (keselamatan dan kesehatan dalam bertugas).
Jaga Keluarga (Keluarga tetep harmonis meskipun sebagai Rimbawan jarang di rumah, karena Tugas sebagai Rimbawan).
Jaga Institusi (Jaga nama baik Institusi Perhutani)
Jaga Hutan (menjaga hutan adalah kewajiban Rimbawan dari segala halangan, kecuali bencana alam).
Jaga Stikholder (membangun komsos dengan pihak eksternal dan LMDH dengan baik).

Selanjutnya Kasi SDH Mu’amar Hakim, berpesan diantaranya Intinya agar menginventarisir di buku hijau. Bila ada yang rusak di rawat dan bila ada mati di sulami. Dan untuk BKPH Mulyoagung, basicnya Jati.

Kasi Produksi Produksi Nanang S. Menyampaikan beberapa hal diantaranya, untuk tebangan ‘B’ masih ada sisa waktu, harap segera dilaksanakan bulan ini. Termasuk tebangan ‘E’ juga harus segera di persiapkan.

Kasi PPB Titik Agus Purwati, berharap Agar prestasi Triwulan I harus di pertahankan. Dan semua pekerjaan di hutan harus ada Legalitas. Ada tanggapan harus ditanggapi. Karena Tebangan dan Agro itu penting.
Perihal klaim, orientasi lapangan dan lihat dulu baru klaim.
Kaur TU harus input (rekapitulasi) dan dalam laporan: Data klaim Rekapitulasi, fail nya satu folder. Penjarangan JPP betul betul di laksanakan.
Tebangan Penjarangan harus di check batas batas. Tahun 2026 pakai jalur. Karena Daur kurang Penjarangan kurang Bagus.
Kalau tebangan ‘G’, bila ada pohon mati namun masih kondisi berdiri, harus di usulkan tebangan ‘G’, sama sama di inventarisir.
“Titipan dari pak KTU, kaitan B.O.P . Laporan nya harus di lengkapi”.

Sedangkan Asper BKPH Mulyoagung lama (Eko Purwanto), menyampaikan secara administratif baik itu Asset pertanggung jawabannya, maupun personil BKPH Mulyoagung kepada Asper pengganti nya.”Kami berterima kasih dan mohon maaf kepada jajaran BKPH Mulyoagung. Mohon maaf bila selama memimpin BKPH Mulyoagung ada khilaf dan salah serta kekurangan kekurangan selama Bersama sama bertugas di BKPH Mulyoagung. Dan terimakasih atas kerjasamanya yang selama ini selalu Solid, komunikatif dan sinergi dan kompak. Dan ini kami sampaikan kepada Bapak ADM, di BKPH Mulyoagung 4.611,7 hektar (ha), masih ada untuk di produksi Tebangan ‘A’-‘B’-‘E’. Personil guyub, kompak, Solid. Dan Membanggakan. Bila berhasil selama ini adalah keberhasilan bersama sama karena bersinergi antara satu dengan lainnya”, paparan Asper Eko Purwanto.

Selanjutnya Asper Pengganti Muktiono, Dengan nada semi menghibur. Berarti dalam kata penerimaan pasrahan dari Asper Lama,”Apapun yang di serahkan oleh pak Eko, akan kami lanjutkan atas keberhasilan yang telah di capai selama ini. Bagaimana pun, kami dulu sudah pernah di BKPH Mulyoagung sebagai KRPH, sedikit hafal wilayah dan karakter. Alias ora kaget bila saya ini di Mulyoagung. Dan silahkan nanti bila ketemu pak ADM, pak Waka dan pak Kasi. Misalnya, gimana kondisi yang di…?.
Jawab apa adanya, dari pada manipulasi data yang ujungnya bikin repot. Tapi tugas dengan bener sesuai SOP. Ojok peh mbloko suto rapopo, tapi sebelum nya tidak ada upaya pencegahan.He..he.he..he.
Pripun pak Mantri atau pak Mandor..?.
Telas pak.
Lha upaya yang dilakukan oleh petugas saat itu bagaimana ?.
Lha niku pak, kulo mboten sumerep.
Lha yang demikian itu jawaban yang bikin repot.
Pada intinya, selama bekerja kita sesuai SOP, bisa nyaman. Sebab kami koyok e special mulai dari jadi mantri hingga Asper, Nok panggon sing enek rawan di atas rata rata.
Ape pensiun kari pirang amplop kenek di hitung jari ae, rumangsaku bisa dekat rumah yang bisa rada santai, tiba’e ora. Mulai Madiun, Bojonegoro, Balek wilayah dekat rumah juga enek daerah yang ‘ungil’ kandanane. Hehehehe.
Tetapi itulah seberat apapun, kita terima dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab, juga bisa melaksanakan tugas sesuai amanat pimpinan. Demikian nggeh. Tetap Solid Kompak Lestari prestasi. Terima kasih “.
Bersambung judul lain: Liputan khusus , hasil Audensi pada ADM KPH Parengan DIVRE JATIM, Anthonie..**(Eko-A’at-Zulfikar/red).
Loy out /Editor: Team Kreatif skinfosuneta.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *