Selama Catur Wulan 1 BKPH Tondomulo, Berhasil Amankan 3 Pohon. Yang Akan Dicuri.

IMG 20260508 WA0032

Bojonegoro I skinfosuneta.com,-TERNYATA Lirik lagu nya Al-mukharam Bapak Kyai Rhoma Irama, berjudul ‘RAMBATE RATA HAYO’. Sepertinya di implementasikan oleh BKPH Tondomulo KPH Bojonegoro.”Ringan Sama di Jinjing Berat Sama dipikul”. Hasilnya,.. akan kecurian 3 pohon, namun toh berhasil di amankan. Meskipun sudah di rajang menjadi 8 batang dengan volume 0,49 M3. Jika dikalkulasikan senilai Rp.1.058.780,-. Pelaku melarikan diri, namun Perhutani sudah ada pemberitahuan kepada kanit. Dan upaya pembinaan dan pemberian wawasan kepada masyarakat pinggir hutan bersama Kades dan perangkat, bhabinkamtibmas dan juga tokoh masyarakat, sudah di lakukan. Melalui komsos. Pentingnya dilakukan untuk pemahaman ini agar tidak menjadi bumerang. Karena petugas Perhutani punya kewajiban untuk mengamankan asset negara yang berupa hutan yang dikelola sekaligus hal keamanan. Demikian penjelasan Asper BKPH Tondomulo KPH Bojonegoro Eko Sudiarto di dampingi 4 KRPH serta Staf TU.

Sinergi dengan LMDH
Untuk saling berbagi demi keamanan, Petugas juga terbantu dengan adanya kontribusi untuk keamanan. Yakni bila ada yang akan masuk hutan berniat untuk mencuri kayu, ada info masuk, bahwa akan ada yang akan masuk hutan. Petugas yang mendapat informasi langsung melaporkan ke Asper, dan Asper segera mengambil langkah untuk melakukan PLB dan bersama sama langkah antisipasi agar niat dari yang akan melakukan itu ‘GAGAL’.
Respon cepat, karena jika tidak demikian, nanti nya berdampak kurang bagus. Sedangkan langkah preventif dilakukan dan tidak langsung show of force, karena kita juga butuh masyarakat jika musim tanam juga butuh mereka. Itulah bagaimana agar saling melengkapi. Dengan preventif begitu, maka menjadi aman. karena keterbatasan SDM dengan luasnya kawasan. Maka langkah tetep saling bisa menjaga kepercayaan.
Termasuk oleh Asper pindahan dari BKPH Bubulan, selalu mewanti wanti personil agar jangan sampai menjadi sebuah pribahasa ‘Pagar ngrubohi tanduran’. Sehingga tanaman rusak, citra dan kepercayaan dari pimpinan menjadi kacau Balung..e..e kacau Balau. Itulah hal keamanan.

Bacaan Lainnya

IMG 20260508 WA0030

Lebih lanjut, perihal Sulaman tahun 2024, Awal Januari 2026 sudah selesai, yakni ada 10 anak petak (AP). Di RPH Malangbong 2 AP. RPH Bunten 3 AP. RPH Mundu 5 AP.
Dan tanaman 2025 , sudah rampung akhir Januari 2026.
Jadi, untuk keamanan Kondusif.Komsos fleksibel dan rutin (Agenda) Perbulan 2 x, namun bila ada kegiatan Desa jika kita dilibatkan untuk hadir, tentu menyisipkan komsos.
Monggo apalagi ?..
Untuk LMDH ada beberapa LMDH. RPH Bunten LMDH ‘Margo Subur’ ketua Jupriyanto. Malangbong LMDH Jati Mulyo ketua Suparlin (Kasun). Banaran LMDH Jati Luhur ketua Sismito. Mundu ada 4 LMDH.
Jedug Sari ketua Prayitno.
Pandan Lestari Jaedi
Sido rukun Ketua Wawan Edi Suyitno
Tri Tunggal, ketua Sunaryo.

Pola tugas masing-masing KRPH.
Malangbong KRPH Imron Tri Kuncoro, dengan personil 2 yakni Jono+Wasito, selalu Patroli bersama pulang ke rumah bergantian saat istirahat di pos. Siang malam selalu begitu. lagi pula rumah nya kita berdekatan dan juga piket gabungan dengan RPH Sebelah 4 personil bergulir dan ada yang standby jika gabungan. Jika ada komandan PLB dari Asper, langsung ke titik kumpul. Dan menerima arahan Pimpinan terus bergerak. Malangbong luas 1.260 ha. Dan berbatasan dengan RPH Bojeng BKPH Krondong KPH Jombang.
Di Malangbong, tergolong petak rawan adalah petak 76 C luas 5,22 ha. 76 B luas 3.24 ha.semuanya KU-3.

Info lainnya,.. Malangbong viral Desa tengah hutan banyak janda karena kurang kaum pria, adalah Hoax. Mundhak salah kaprah terus jadi salah faham. Maka kalau sekedar ingin ngadem atau picnik ke Malangbong Monggo tetapi jangan obsesi kampung banyak janda atau kampung banyak istri ditinggal merantau jauh oleh suaminya, itu tidak benar.
“Saya sering ketemu orang dari luar daerah, jauh jauh nopo niki kampung Terose kathah rondone karena ditinggal suaminya merantau?”. hehehehe..
kenang mbah Mantri.. Imron.

Selamat KRPH Banaran Supardi.
Menyampaikan bahwa untuk Banaran kelas jati TBK petak 66 F-66 G. Luas wilayah keseluruhan 131 ha.
Dengan 2 personil Budiono Utomo + Pujiatin. Untuk kegiatan patroli sering gabungan untuk bidang keamanan, namun selain keamanan hutan juga giat Kletek ATM petak 78-E. Luas 5,96 ha.
Selanjutnya adalah KRPH Bunten Kasmijan, dengan personil nya Bambang Setya dan Listiyono, dengan luas wilayah 1.237 ha. Dengan memiliki petak rawan 79-A2: luas 1.38 H. petak 79A-1 luas 9,45 ha. Petak 79f luas 11,65 ha. Petak 89 E .
Selain fokus tegak’an jati juga kayu putih, ada di petak 79 G-1 luas 10,14 ha. petak 79 G-2 luas 9,91 ha.”Ada 10 Petak – 93 Anak petak (AP).

Dan inilah Tempat tugas Asper BKPH Tondomulo sebelum nya beberapa tahun berlalu pernah menjabat sebagai KRPH Mundu. Sekarang di jabat oleh Jumiran sebagai KRPH Mundu.Bersama polhut Ucok Maruli, Lastam, Suwito. Dengan luas wilayah 871, 40 ha. Dengan berbagai jenis pohon yang jadi tanggung jawabnya, yakni Jati KU-5 (terbesar) Mahoni, BALSA, Tebu .
Mahoni petak: 100H, 100B-1, 100 B.
Jati petak; 95 B, 96A-2. 39 D, 100 c.
BALSA , Petak; 103 c, 103 D-2, 104 B-4,
TEBU petak 100A-1.
kayu putih petak:…….?

Bersambung.. Edisi berikut nya.**(Eko – Zulfikar/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *