Profil: Sambungan Mengenal Lebih Dekat dengan Figur Publik Kung Yaksim SH.(Episode 3).

IMG 20260501 WA0039

Tuban I skinfosuneta.com,,-PENULIS Sebelum nya mohon maaf, karena saat audensi perihal seputar keluarga. Terutama mengenai sang Istri kung Yaksim SH. Yang tercinta. Yakni Ibu Masli’ah (,Almh)
Kisah dalam keluarga, dari Masih bersama istri hingga di Tinggal istri tercinta, telah tiada.

Meskipun sang Penyemangat melaksanakan tugas, Sebagai Rimbawan yang utama yakni istri nya yang bernama Masli’ah telah lebih dulu memenuhi panggilan illahi Robbi. Komitmen sebagai Rimbawan yang punya tanggung jawab mengelola BKPH Parengan Selatan, tidak surut. Meskipun dalam rumah tangga nya yang bagaikan Bintang maupun Rembulan yang memberikan cahaya penerang hati tatkala malam hari yang sunyi, tiada lagi bersama secara lahiriah di dunia.
Kung Yaksim SH. Tetep tegar, melaksanakan tugas, meskipun sesekali bayangan sang istri tetep seakan mendampingi.
Mengingat masa Bersama nya, sebagai Ibu dari dua orang anak, dia wanita yang penuh kasih sayang. Dibandingkan dengan dirinya yang konon prosentase pengasuhan pendidikan anak di rumah tangga 70 % (Bu Masli’ah (Almh), 30 % (Bp.Yaksim).
Almarhumah tatkala masih, sebagai istri dari seorang Rimbawan, dia wanita yang penuh Bijaksana.
Maka sudah di pisahkan dalam kehidupan dunia ini, Kung Yaksim SH. Komitmen akan tetep menduda demi kesetiaan pada istri tercinta.

Bacaan Lainnya

Meskipun tiap tahun masuk rumah sakit dari tahun 2013, hingga 3 Maret 2026, memenuhi panggilan illahi “. Innalilahi wa Inna ilaihi Raji’un , Semoga Husnul khatimah..
Alfatihah…Aaminn”.

IMG 20260501 WA0040

Karena semua dengan pondasi Agama yang kuat, Sang istri meramut anak saat di tinggal tugas yang bisa di temani seminggu sekali, kadang 2 Minggu sekali bahkan tidak jarang pula 1 bulan sekali baru pulang. Sang istri tak pernah mengeluh, sambat. Demikian juga sang anak tidak manja. Dan semua memahami tentang tugas dan tanggung jawab sebagai Rimbawan. Meskipun BUMN lain tanggal merah/Minggu libur akan tetapi Rimbawan tidak demikian.

Istri pelipur keletihan dan penghiburan dalam kesedihannya suami bila sang suami mau cerita. Akan tetapi Mereka semua mensupport tugas tugas kami. Adapun derita apapun sengsara, Istri tetap tersenyum dan tidak ngersulo.
kini… Kehilangan.

Kalau sudah tiada baru terasa
Bahwa keberadaan nya sungguh sangat berharga
Sungguh berat aku rasa kehilangan dia
Sungguh berat aku rasa hidup tanpa dia

Namun ku tahu
rumus dunia semua pasti berpisah
Dan tidak bisa di tangguhkan jika sudah kehendak Allah SWT.

Dua putra kandung 2, pertama bernama Ahmad Angga Saputra, sudah berumah tangga dan bekerja suami istri.
Putra kedua Rahmat Yulian Saputra semester 6.
Dan anak angkat 1 (cewek), Fani Oktaviani juga kuliah semester 6.
Dua itu sebagai teman di rumah karena si Rahmat kuliah nya di Bojonegoro, sedangkan Fani di Tuban. Semua dari rumah bukan di kost-kostsan.

Semoga Almarhummah Ibu Masli’ah, di terima segala amal baik nya. Dan di ampuni segala khilaf dan dosa nya.
Aamiin.

Sosok Pimpinan BKPH Parengan, bulan Maret 2026, di tinggal oleh sang istri tercinta. Bulan Mei di tinggal Pensiun pemimpin nya yang selama ini di apresiasi dengan 2 Jempol.
Karena di nilai nya pemimpin yang luar biasa kebaikan nya. Yakni Yth. Bapak Irawan Darwanto Jati.

Kesan selama di pimpin oleh ADM KPH Parengan Irawan Darwanto Jati. Kung Yaksim, “Kami acungi jempol 2. Pak Irawan tidak pernah marah, dan tidak ada karyawan yang di marahi. Beliau itu yang hingga saat ini saya sebut orang paling Sabar. Sabar nya tiada tandingannya.
Memang kalau sudah mengetahui pimpinan seperti itu, kita sebagai bawahan, ‘kedahe/seharusnya’ ber-inovasi dan kita benar-benar bertanggung jawab, tidak harus nunggu arahan Arahan terus, pasti harus punya arah arah dhewe. Itulah kelonggaran namun bisa bertanggung jawab. Karena kerja sudah ada juknis dan juklak. Sehingga apa yang pernah di arahkan kita laksanakan dengan sepenuh hati dan tanggung jawab sesuai tupoksi kita.
Harapan kami pada beliau, karena beliau juga membuka diri bahwa kita tidak berpisah tetapi hanya karena tempat kerja sudah selesai, maka silaturahmi tetep kita sambung. kata beliau, perpisahan itu hanya saat kita sudah meninggal dunia atau di panggil oleh Tuhan. Demikian. Nama nya dan kebaikan beliau terkenang selamanya bagi kami.
lhaaa… untuk pak Waka Agung Wibowo, bagi saya bukan orang baru dan harus bagaimana karakter nya. Kami sudah hafal, karena di Pusdik satu angkatan, di biro perencanaan Malang juga bertahun tahun kumpul. Sehingga untuk karakter, sifat wes hafal. Namun ketika sama sama di KPH Parengan, saya jadi anak buahnya, ibaratnya Beliau itu Perwira Menengah, dan Saya Perwira Pertama (Senior), tetep taat. Sehingga kami bisa melaksanakan tugas juga sesuai Alur. Dari Pak Kadiv hingga pak ADM, pak Waka dengan pola Santai namun hasilnya meraih serius sukses. Lha itu. Apalagi di wilayah BKPH Parengan Selatan di RPH Gebalan ada tinggalan nya Pak KADIVRE Jatim Tri Wibowo, ketika masih jadi Wakadiv. itu support penggiat nya personil BKPH Parengan Selatan semangat sangat besar. Lagi pula yang di Gebalan KRPH Termuda dan Trengginas. Sat-set Wat-wet’. Termasuk juga KRPH yang lain, karena Gebalan itu Termuda. Yaa lebih energik. Demikian” ulasan Asper BKPH Parengan Selatan, kung Yaksim SH.Dengan penuh optimis.
**(Eko-Zulfikar/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *