Sambungan Judul “HEBAT”-Laju BKPH Pungpungan Optimal Kondusif Meskipun Personil Amat Minim.(Eps.2)

IMG 20260417 WA0071

Tuban I skinfosuneta.com,- KEBERADAAN Gangguan tikus tersebut, mengakibatkan tanaman jagung rusak menjadi kematian batang pohon tentunya gagal panen.
Kata Kaur TU BKPH Pungpungan Sutrisno dan KRPH Sembung Karsidi.

Dari keluasan BKPH Pumpungan KPH Parengan, 2.223,26 Hektar (ha). Terbagi 4 RPH. Yakni RPH berikut KRPH nya:
Sembung (Karsidi), Getas (Nur Widodo), Kampak (Adi Joko P), Kanten (Pujiono), jumlah personel Se-BKPH termasuk Asper, Kaur TU, Kaur TK, 4 KRPH seluruh nya 17.
Dengan kondisi keterbatasan tersebut, seusei arahan pimpinan (Bapak Adm, Bapak Waka Adm, Bapak Asper), menjaga kekompakan, kebersamaan dan saling melengkapi dan mendukung.
“Arahan dari bapak Waka kemarin malam (16/4/2026), kita harus selalu Waspada harus kompak, dan rutin melaksanakan tugas patroli preventif dan gabungan, pada petak yang di perkirakan rawan dan pada jam rawan. Dan bangga kita di lapangan, meskipun terbatas, karena pimpinan memback-up. Di monitor oleh pak Asper. Disaat beliau tidak berpatroli bersama.”Begini mas-e , seperti RPH Sembung luas 416 hekta, secara yuridis formal cuma 2 petugas, bisa di bayangkan. Alhamdulillah support dari pimpinan, bimbingan nya untuk bahan kita komsos para masyarakat pinggiran hutan, LMDH, Kepala Desa, pamong, tokoh masyarakat. Meskipun tidak sebanding dengan jumlah luas dan kondisi tetap kondusif. Pungpungan itu kering, maka konsekuensi adalah membangun sinergi dengan team work internal dan komsos dengan kontinyu. ‘Nak ra ngono, biyuuuh…’ Musim buwuhan ini patroli preventif selalu dan selalu. Dan menciptakan suasa sungkan. Bukan agar mereka takut.
karena pemahaman takut, jika mereka tidak ada teman. Tetapi jika di tanamkan rasa sungkan (Segan) bisa sepanjang jalan, mas-e.
Soal nama nama LMDH, tanya ke pak Kaur TU, nggeh”, arahan KRPH Sembung.

Bacaan Lainnya

IMG 20260417 WA0072

Selanjutnya, Kaur TU Sutrisno, LMDH, Berikut RPH:
Getas: Giwang Makmur, Jati Makmur, Sumber Makmur.
Kampak: Wono Makmur.
Kanten: Wana Bhakti (Kanten)
Sembung: Alas Lengkong Asri, Martani, Sumber Wono Asri, Tani Makmur, Wana Bhakti (ada di 2 RPH).
Untuk tebangan ‘B’ yang masih nunggu SPK, RPH:
Kampak petak 93-c.
Sembung petak: 122B-3, 125-a, 125B-3.
Getas: 121 A-2, 121-B.
“Ini foto itu dokumentasi pendampingan dari Pak Waka. Kalau yang tayang di episode 1, kunjungan Beliau Bapak ADM KPH Parengan di kantor BKPH Pungpungan. kapan kita bikin YouTube lagi Mas-e ?”. Ulasannya Kaur TU BKPH Pungpungan Sutrisno di kolaborasi dengan KRPH Sembung Karsidi.**(Eko-Zulfikar/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *