“Hebat” Laju BKPH Pungpungan Optimal Kondusif Meskipun Personil Amat Minim.

IMG 20260417 WA0038

Tuban I skinfosuneta.com,-SEUSEI Awak Media online skinfosuneta.com di Wellcome oleh Waka Adm KPH Parengan Agung Wibowo SH. Dan juga memberitahukan kepada bagian Humas KPH Parengan A’at,SE. Berkelana lah ke BKPH Pungpungan.
Meskipun karena awalnya menuju kantor BKPH Pungpungan karena pangling jalan, Tadi. Tapi sempat keblanjur sampai desa Sembung setelah belok dari Treteg Warung Penceng.
Kembali tanya ibu ibu, diarahkan kembali ‘warung penceng’ lurus.
Ternyata BKPH Parengan Selatan.
Kembali lagi ke Warung Penceng tanya tukang Ojek, di beritahu Setelah jembatan Lurus Duk, belok kiri.
Ternyata salah lagi,..Dug nya kurang satu Dug.
Di Dug kedua belok kiri.. sampai depan kantor TPK Brangkal, ada beberapa petugas diantaranya yang memakai costum lengan panjang berwarna merah bertuliskan Perhutani, yakni pak Heri.(Terima kasih pak Heri).
Akhirnya di tunjukkan.. tadi takut salah, ya lewat pinggiran tembok TPK Brangkal, bertemu dengan Kaur TU BKPH Pungpungan pak Sutrisno, lalu ada juga KRPH Sembung Pak Karsidi.
Sedangkan Asper BKPH Pungpungan Pak Aditya Silfa P. Tidak di tempat.
Akhirnya sedapatnya infonya, ya. Dan kita bikin 2 Episode.
Agar bisa menayangkan 2 dokumen Tokoh penting di KPH Parengan.
Berikut liputannya:

Menurut Kaur TU BKPH Pungpungan Sutrisno, untuk Tri Wulan 1 tahun 2026, BKPH Pungpungan tidak ada giat tebangan (Produksi), entah itu yang di sebut Tebangan A-B-E.
“Kemungkinan….”, kata Sutrisno Kaur. Triwulan berikut nya jika SPK sudah turun, yakni tebangan B ada 7 petak di 3 RPH (Kampak 1 petak, Sembung 4 petak, Getas 2 petak). untuk tebangan E (penjarangan) masih revisi atau suplisi belum tahu.

Bacaan Lainnya

IMG 20260417 WA0039

Datanglah seorang KRPH Sembung Karsidi, sehingga bisa rada longgar informasi nya minimal kondisi Kamhut satu RPH.

Selanjutnya dua pejabat yakni Kaur TU – KRPH tersebut saling melengkapi jawaban yang di tanyakan oleh awak media skinfosuneta.com, perihal Agro, untuk BKPH Pungpungan untuk pemasukan dari Agro MT.1 baru Rp.84.414.500,- (30,52%) dari target Rp.276.554,812. Kendalanya adalah Tanaman Gagal di dominasi oleh ulah Tikus.”Hari ini ada tambahan pemasukan tetapi belum masuk rekapan, senin bisalah kita sebutkan. lha niki nembe badhe kulo ketik laporan nya, mas Eko datang. Demikian. Bersambung… Episode 2.**(Eko – Zulfikar/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *