Wabup Mempertegas Komitment Pada Calon Kepala Sekolah SD & SMP.

IMG 20260408 WA0118

Bojonegoro I skinfosuneta.com,-IDENTIK Sebuah Pekerjaan Rumah (PR) pada sebanyak 214 calon kepala SD dan SMP di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur , yang segara ditetapkan secara definitif.

Wakil Bupati Hj.Nurul Azizah meminta para kepala sekolah berkomitmen mengurangi angka putus sekolah yang mencapai 5.610 anak.

Bacaan Lainnya

“Mereka harus siap berkomitmen. Jika tidak sanggup, lebih baik mengundurkan diri sejak awal,” tegas Wabup Nurul saat memimpin apel ASN, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, komitmen tersebut penting agar setiap pemimpin pendidikan memiliki tanggung jawab yang jelas. Bahkan, dalam kesepakatan tersebut ditegaskan bahwa calon kepala sekolah siap mundur atau didemosi apabila tidak mampu memenuhi target yang telah ditentukan.

Selain menyoroti sektor pendidikan formal, Wabup dengan sapaan akrab Bunda Nurul atau juga memanggil nya mbak Nurul, mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi tumbuhkembang anak, khususnya di tengah tantangan sosial saat ini.

Ia menilai fenomena pergaulan remaja yang kurang terkontrol, termasuk gaya hidup konsumtif dan penggunaan gawai secara berlebihan, perlu menjadi perhatian serius.

Kecenderungan anak usia sekolah yang mulai terpengaruh gaya hidup berlebihan, baik dari segi penampilan maupun penggunaan teknologi. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak lepas dari kurangnya pengawasan dan pembinaan dari lingkungan keluarga.

“Orang tua harus memberikan pembinaan kepada anak-anaknya. Jangan dibiarkan tanpa kontrol. Anak-anak perlu diajari hidup sederhana, bekerja keras, dan memahami bahwa mencari uang itu tidak mudah,” ujarnya.

Wabup asli Bojonegoro dari lingkungan pondok pesantren (ponpes) Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, itu mengajak para orang tua, khususnya ibu, untuk lebih aktif dalam mendidik karakter anak agar tidak terjebak pada pola hidup instan. Nilai-nilai kemandirian, kedisiplinan, dan tanggung jawab perlu ditanamkan sejak dini sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Sebagai orang tua, kita memiliki peran penting dalam membentuk anak agar menjadi pribadi yang berharga dan bertanggung jawab,” imbuhnya.**(P.Git-Eko-d.Nug-Zulfikar/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *