Bojonegoro I skinfosuneta.com,- SEBANYAK 12 Desa di Wilayah kecamatan Gayam, dalam pelaksanaan program BKKD tahun 2025-2026 sudah hampir mencapai 100 %, pengerjaan nya. Demikian kata Camat Gayam Hj.Erna Zulaikah,ST.MM.
Menurut Camat Gayam Hj. Erna Zulaikah,ST.MM. Bahwa pelaksanaan program BKKD se-kecamatan Gayam, sudah hampir 99-100 %, dari 12 desa ada yang baru 75 %, dikarenakan diutamakan desa tetangga/lokasinya lebih dalam untuk di selesaikan dulu lalu desa yang dilewati material pada desa termaksud selesai, maka baru dilaksanakan lanjutan.
Dan untuk uji beton dilakukan pula sesusai dengan umur pengecoran yakni 28 hari dari sejak dilakukan pengecoran. Hal tersebut bisa benar benar diketahui kualitas Rijjit tersebut. “Kami mengapresiasi pada semua desa. Karena dalam pelaksanaan sesuai mekanisme, pertanda SDM sudah bagus, termasuk sisi pertanggung jawabannya.
Camat yang juga Berbasic Sarjana Tehnik ini, juga menyebutkan sudah ada beberapa desa yang sudah 100%, termasuk desa Manukan yang tergolong BKKD untuk Rijjit terpanjang di tingkat kecamatan Gayam, juga tinggal sedikit sudah phinishing. Dan infrastruktur jalan memang menunjang kelancaran untuk sarana peningkatan kesejahteraan di segala sektor. Dan apalagi di wilayah kecamatan Gayam juga ratusan hektar sawah juga penghasil padi dan polowijo. Bahkan sebagian beberapa desa meskipun musim kemarau juga bisa bercocok tanam padi (Tehnis) irigasi pengairan dari bantaran Bengawan Solo. Dan semua membutuhkan prasarana yakni Jalan yang bagus. Apalagi petani di saat musim panenan.
Akan tetapi perlu di ketahui untuk pembelanjaan BKKD tidak hanya di belanjakan pada insfratruktur jalan, namun juga untuk sarana yang lain. Yakni untuk membangun fasilitas kesehatan, Pendidikan, fasilitas perkantoran/Balai Desa. Jadi jangan beranggapan kalau desa dapat BKKD pasti untuk jalan. Bukan demikian.
“Adanya BKKD so pasti bisa menunjang kelancaran untuk peningkatan kesejahteraan. Dan harapan nya, mereka atau kita semua ini punya mimpi untuk bisa mewujudkan mimpi dan angan angan menuju perubahan yang riil & termotivasi menuju ekonomi yang lebih baik. karena berbagai fasilitas sudah ada. Untuk yang Damisda di tunjang Gayatri, Domba Kesejahteraan, Lele. Mari kita berinovasi bersinergi untuk menuju perubahan yang lebih baik lagi. Jargon Bojonegoro Makmur Membanggakan bukan sekedar slogan tetapi juga terfasilitasi. Meskipun secara bertahap. Akan tetapi juga bersinergi dengan program. Misalnya yang dapat program Gayatri jika ayam sudah bertelor dan seandainya pakan jatah gratis kog mendekati habis ya sebagian hasil dari penjualan telor tersebut di simpan sebagian untuk beli pakan. Dan inovasinya sebagian hasil tersebut di buat usaha yang bisa menghasilkan.
Sehingga, gizi tercukupi, pakan lancar ayam lancar produksi, juga bisa punya usaha tambahan sebagai inovasi. ojok Sampek Pakan habis, ayamnya di jual, alasan untuk beli pakan.. dan selesai riwayat , jika demikian.
Namun kami yakin, Insya Allah, yang dapat penerima manfaat adalah semua ingin menjadi lebih baik dari sisi ekonomi. Hari ini harus lebih baik dari kemarin. Hari esok harus lebih baik dari pada hari ini.
Kembali pada BKKD insfratruktur jalan, semua dilaksanakan dengan pertanggung jawaban yang benar. Dan ada masih di angka 75 %, adalah toleransi karena tetangga desa agar menyelesaikan lebih dulu. Lalu di lanjutkan pelaksanaan nya pembangunan Phisik infrastruktur jalan BKKD, dan masih ada waktu.Ulas Camat yang merupakan Srikandi Baru di level Camat di Bojonegoro.
“Kami berterima kasih kepada Bu Camat Gayam (Yth. Bu Hj. Erna Zulaikah,ST.MM) atas pembinaannya pada Pemdes , terutama pada Desa kami, karena kami sebagai Kades Manukan. Dan kami sampaikan terima kasih pula pada sedulur Kades & Pemdes & warga atas solidaritas nya pada desa kami. Karena rasa solidaritas nya yang tinggi , kami pun Segera Sat-set, wat-wet. Agar segera terselesaikan pengerjaan BKKD infrastruktur jalan di Desa kami. Meskipun Sat-set, wat-wet. Untuk kualitas dan kuantitas Volume pun juga sesuai serta terlaksana dengan baik.Dan jika Pemdes Manukan tidak satset-watwet. Ya Sungkan Leh dengan Pemdes Samping Desa kami yang sudah memberikan solidaritas, memberikan kelancaran pelaksanaan BKKD desa Manukan. Terima kasih Pemdes & Warga Cengungklung & Sudu”, ungkap Kades Manukan Warngun, S.Ak.**(Eko-P.Git-Zulf/red).






