Bojonegoro I skinfosuneta.com,- BERTEMPAT DI Balai Desa Tambakmerak Kecamatan Kasiman, pada hari kamis tanggal 16 Januari 2025, Berlangsung acara program Pertanian, dengan beberapa hal.
Kepala desa Tambakmerak Supeno (Kung Peno), dalam penyambutan nya menyampaikan Pentingnya pembahasan terkait Pertanian. Sehingga dengan adanya program ini, hendaknya para peserta (Poktan) harus bisa Take and Give. Sehingga saat pelaksanaan program nanti sudah ter-atur, yang hasilnya bisa meningkat, ujung nya bisa meningkatkan pendapatan warga masyarakat desa Tambakmerak.”Demikian terima kasih, selanjutnya silahkan dilanjutkan dengan harapan, Pertanian berhasil, petani nya makmur. Faktor alam juga mendukung”, Ulas singkat mbah Kung Peno.
Selanjutnya Bhabinkamtibmas Andhi & Babinsa Tambakmerak Ngaliyanto, berharap agar dalam pertemuan ini menjadi pijakan untuk pelaksanaan kegiatan program Pertanian dengan baik, serta saat penyampaian hal-hal terkait Pertanian, ada solusi untuk mengatasi dan bisa Pertanian yang berhasil. Serta teratasi/ketemu solusi nya. Termasuk bila nanti mendapat bantuan alat pertanian harus di jaga di manfaatkan dengan baik.
Selanjutnya, Koorluh Pertanian kecamatan Kasiman, Ahmad Noor Afandy, SP. Menjelaskan bahwa kegiatan penyusunan program penyuluhan pertanian tingkat desa, merupakan kegiatan rutin yang di laksanakan setiap tahun pada bulan Januari. Dimana program penyuluhan pertanian ini merupakan perpaduan antara rencana kerja pemerintah dengan aspirasi pelaku utama, dan pelaku usaha serta pemangku kepentingan lainnya yang di susun secara sistematis, Sebagai alat pengendali pencapaian tujuan penyuluhan pertanian.
Adapun informasi yang di butuhkan, digali secara langsung dengan metode participatory rural appraisal (PRA), dimana pendekatan yang di gunakan untuk menilai dan memahami kondisi masyarakat pedesaan secara partisipatif.
“Dasar pelaksanaan: Peraturan menteri pertanian nomor 47 tahun 2016, tentang pedoman penyusunan program penyuluhan pertanian “, ulas Koorluh Pertanian kecamatan Kasiman.
Sebelum acara di tutup, dilakukan simulasi dan paparan kendala pada jenis Pertanian, perihal kendala dan pencarian solusi, secara bersama sama. Termasuk pengajuan Alsintan.
Adapun yang hadir dalam acara tersebut, selain Koorluh Pertanian kecamatan Kasiman, bersama PPL:Havid Anugraha,SP. Muhanik Riyatun,SP. Abdul Manaf,SP. Meilita Nur Pratiwi,SP. Kades Tambakmerak beserta perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa . Para pengurus Poktan se-desa Diantaranya Kelompok Tani (Poktan) :Sido Tani Maji, Sido Tani 3 Haryono, Mekar Tani Ngali Wijayanto, Mekar Tani 2 Sunarto, Klepo Makmur Suwito.
Sedangkan sebagai informasi yang disampaikan oleh Poktan, yakni:
Keadaan tanaman Pangan (Padi dan Jagung), perihal:
Serangan hama dan penyakit tanaman masih tinggi (Wereng, penggerek batang, busuk’ batang, kerdil rumput, bulai, tikus, burung Pipit).
Kurangnya ketersediaan air untuk kegiatan pertanian,.
Adanya potensi air, dari sumber air dan embung dari kali.
Untuk embung di butuhkan normalisasi. Sedangkan untuk kali/sungai di butuhkan chek dam.
Kurangnya ketersediaan alat dan mesin pertanian (Alsintan).
Alokasi pupuk tahun 2025 sudah bisa di salurkan ke Petani per tanggal 1 Januari 2025.
Kurangnya alokasi pupuk ke lahan hutan (lahan yang di luar PKS Agro).
Penjualan hasil pertanian masih bergantung pada tengkulak.
Petani membutuhkan eksavator untuk membuat embung skala kecil di beberapa titik lahan.
Sedangkan informasi keadaan tanaman perkebunan (Tembakau), diantaranya:
Kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki untuk proses tembakau (widhig, rindik, mesin rajang tembakau).
Kurangnya jalinan kemitraan dengan pelaku usaha.
Tidak tersedia nya oven. **(Eko P-Zulf/red).






