Bojonegoro I skinfosuneta.com,– SOSOK Pejabat Perhutani di daerah, yakni Seorang Asper BKPH Clebung KPH Bojonegoro Divre Jawa Timur, Hariyadi di dampingi KRPH Clebung dan bahkan KRPH Ngorogunung Wanijan pun ikut walau tidak bersamaan waktu nya.
Karena waktu pun perlu berbagi, mengingat tugas yang di emban bukan tergolong ringan.
Kepedulian untuk meningkatkan komunikasi pada masyarakat bukan dalam forum rapat saja. Tetapi Pak Asper Hariyadi, tatkala ada warga di sekitar nya, menyempatkan diri untuk turut berbelasungkawa/ta’ziyah di rumah duka.
Empati yang di lakukan oleh pejabat Perhutani pindahan dari KPH Parengan tersebut, juga efektif untuk menjalin komunikasi dengan warga.
Sebagai petugas yang bertanggung jawab menjaga Asset Negara, dengan jumlah SDM sangat minimal. Maka langkah yang di tempuh sosok figur publik seperti Pak Asper Hariyadi, selayaknya kita memberikan apresiasi atas inisiatif dan inovasi yang dilakukan.
Yakni membangun hubungan komunikasi dengan baik. Niscaya, muncul lah ‘unggah-ungguh, ewoh pakewuh. Jika sudah di awali cara yang bisa saling kenal dan mengenal, tentunya atau niscaya akan tercipta suasana yang harmonis.
Dan menjadi upaya untuk meningkatkan kebersamaan dan saling memahami. Utamanya dengan untuk mewujudkan tercipta kondisi hutan yang lestari. Karena jati diri sebagai Rimbawan, berkewajiban terlaksana tugas dengan baik, terbangun suasana yang harmonis dengan lingkungan.
Tehnik yang di capai nya bukan di saat ada warga yang meninggal turut jagong, ada yang hajatan jika sedang di RD/ Kantor BKPH, tetep ikut ‘ndjagong’. Belum lagi saat ngopi pun seraya sambil menyampaikan visi dan misi yang di emban, untuk di sampaikan pada masyarakat.
Semoga apa yang di lakukan oleh Asper BKPH Clebung Hariyadi itu, jadi tambah point untuk menunjang keberhasilan sebagai Rimbawan. Yakni Kondisi hutan bebas/terhindar dari jamahan orang yang tidak bertanggung jawab.
Sehingga sukses Sebagaimana harapan Pimpinan dan Perusahaan.-Bersambung…kisah RPH Ngorogunung wilayah tanggung jawab KRPH Ngorogunung Wanijan.**(Eko P-Zulf/ red).






