Bojonegoro I skinfosuneta.com, -DARI dulu, memang banyak orang yang mengatakan kayu jati Temayang “gedhi-gedhi”, ternyata sampai sekarang pun kenyataan masih banyak yang memang demikian adanya. Namun karena RTT belum turun, maka pengabaran edisi hari ini Selasa (21/2/2024), masih seputar bidang tanaman, keamanan dan belum perihal produksi.
Lagi pula Asper Temayang Assep Toni Wibisono, S.P. belum genap 1 bulan menjabat di BKPH Temayang. Bahkan serah terima phisik baru 16 hari berlalu. Dan kesibukan selain benah benah dan orientasi scup ruangan/kantor, termasuk mengenal para mandor dan polhut. Juga bersilaturahmi/perkenalan dengan eksternal (Forpimca) Temayang dan Sugihwaras, juga para tokoh desa di lingkup BKPH Temayang.”Secara tehnis jumlah luasnya tanaman, dan termasuk potensi produksi, silahkan sementara pada pak Kaur, gak papa. Sudah saya baca catatan tetapi belum selesai. Hhhhhhhhh”, ungkap Pak Asper Toni (sapaan akrab Asper Temayang pindahan dari Asper wilayah KPH Madiun).
Adm KPH Bojonegoro Ir.H.Slamet Juwanto. Didampingi para Wakilnya (Wawan Gunawan, S.Hut. & Heva, S. Hut) serta KSS Humas KPH Bojonegoro Sunyoto,SH. Dalam amanatnya (Adm/KKPH Bojonegoro/red), mewajibkan kepada pejabat yang baru menduduki jabatan baru, agar segera orientasi/ pengenalan internal maupun eksternal (membangun komunikasi baik agar dalam pelaksanaan tugas bisa nyaman sesuai harapan perusahaan. Sukses Tanaman, Sukses Keamanan dan Sukses Produksi).
Dan segera melaksanakan tugas sesuai Tupoksi masing masing , di tempat tugas masing-masing.
Adanya hal demikian, Asper Toni segera meng-indahkan apa yang di sampaikan oleh pimpinan (Adm/KKPH Bojonegoro). Karena membangun komunikasi baik itu membuahkan bekerja jadi nyaman. Bila pihak luar terbangun komunikasi dengan baik, akan menimbulkan rasa segan, harapan kita seperti itu.karena sudah komunikasi dengan baik dan yang penting lagi adalah jangan sampai menjadi ‘pagar makan tanaman’.
Asper BKPH Temayang Assep Toni Wibisono,S.P. didampingi kaur Nyamiran, Tutik, juga KRPH Temayang Eko, Asper Toni menyebutkan bahwa sesuai dengan instruksi pimpinan (Adm KPH Bojonegoro) agar segera menyelesaikan tanaman tahun 2023 setelah pethatan , untuk tanaman 2023 BKPH Temayang seluas 127,6 hektar (ha). Jenis jati dan kayu putih. Dari luasan tersebut untuk kayu putih luasnya 11,4 ha. Di RPH Braboan petak 93A-1: 6,87. Petak 93C-1:4,63 ha.”Sekarang sudah melaksanakan sulaman. Namun belum selesai”.
Untuk kondisi hutan di wilayah BKPH Temayang yang meliputi RPH Temayang (KRPH Eko), RPH Braboan (KRPH Ahmadun). RPH Madungan (KRPH Gunawan), RPH Kalimati (KRPH Lukman), RPH Sekonang (KRPH Rasidi), BKPH Temayang dengan potensi tegak-an dari KU-1 interval 5 tahun hingga KU-11 , sebagai berikut: 1.KU-1 Luas 224,6 ha di seluruh RPH se BKPH Temayang. 2. KU-2 luas 169 ha di seluruh RPH se BKPH Temayang. 3 KU-3 luas 61 ha di seluruh RPH se BKPH Temayang. 4. KU-4 luas 96,9 ha di RPH Braboan dan RPH Sekonang. 5. KU-5 luas 125 ha di RPH Sekonang dan RPH Braboan. 6
. KU-6 luas 7,6 ha di RPH Sekonang. 7. KU-8 luas 4,5 ha. Di RPH Sekonang. 8. KU-9 luas 26,1 ha di RPH Sekonang. 9. KU-10 luas 4,7 ha di RPH Sekonang. 10. KU-11 luas 6,9 ha di RPH Sekonang.” Untuk perihal keamanan selain patroli rutin yang dilakukan oleh tim RPH Masing masing di wilayah masing masing, juga sistem patroli gabungan se-BKPH. Yakni di samping petugasnya ada yang menjaga hutan wilayahnya, juga ada ikut patroli gabungan. Sedangkan yang lebih fokus adalah yang ada tegakkan besar. Namun tidak mengesampingkan tegakkan lainnya. Dan selain patroli juga Komsos dilakukan oleh masing masing RKPH. secara bergiliran untuk Asper ikut Komsos di tingkat RPH tersebut.”, ulasannya Asper Temayang yang dulu juga pernah menjadi KRPH di BKPH Temayang.
(Bersambung.. berita dari BKPH Tondomulo)**(Eko-Zulf/ red).






