Waka Adm Tinjau Tanaman yang di 2 RPH di Wilayah BKPH Tengger.

IMG 20240217 WA0000 wm 98941.60000002384

Bojonegoro I skinfosuneta.com, – PADA Hari kamis (15/2/2024) Waka Adm KPH Bojonegoro Wawan Gunawan, S.Hut. Menindaklanjuti Anjuran Adm KPH Bojonegoro Ir. H. Slamet Juwanto, untuk meninjau lokasi tanaman 2023 untuk wilayah BKPH Tengger RPH Soko & RPH Putuk.

Menurut Asper BKPH Tengger H. Eko Budi, adanya tinjauan dari Management KPH Bojonegoro yang diwakili oleh Waka Adm KPH Bojonegoro. Kami *Wellcome* dan mempersilahkan mana yang dikehendaki. Sehingga saat sampai di BKPH Tengger, sesuai tujuan yang di maksud, sehingga pendampingan sesuai KRPH Wilayah beserta para mandor.

Bacaan Lainnya

“Untuk BKPH Tengger yang ditinjau 2 hari berturut turut yang hari kamis (15/2/2024) RPH Soko petak 54 C1 luas (tebu) luas: 9,72 hektar (ha), kayu putih: 3,93 ha. Juga petak 52B-1:3,32 ha. Petak 51B-2:2 ha.Dua petak umpet tersebut tanaman kayu putih seperti. Memang tidak tampak bila dilihat sekilas karena ketutupan dengan tanaman jagung. Dan kondisi semoga semua bagus. Dan untuk BKPH Tengger, memang menanam lebih awal. Alhamdulillah kawasan BKPH Tengger mendapatkan hujan turun lebih awal sehingga kesempatan menanam pun lebih awal dari dari pada BKPH Lain. Lha pas ada pethatan itu, *sak-jane* yaa hampir selesai. Begitu berlalunya *pethatan* yaa selang beberapa hari sudah selesai. Dan untuk persiapan bibit sulaman juga masih cukup”, keterangan Asper BKPH Tengger H. Eko Budi, didampingi KRPH Soko Mariyanto beserta para mandor mandor dan untuk Polhut RPH Soko.

IMG-20240217-WA0001-wm-98166.89999997616

Peninjauan ke RPH Soko tersebut selain diikuti oleh Personil Soko juga diikuti personil RPH Putuk yang sedang tidak melaksanakan tugas patroli keamanan hutan.
Ternyata penerapan Asper Tengger (H. Eko Budi) tersebut bermaksud memberikan *edukasi* pada petugas yang akan digilir tinjauan, sehingga saat sampai di lokasi peninjauan bisa *Sat-Set* lekas selesai dan bisa mengerjakan tugas lain. Tak ayal ketika masih jadi KRPH pun, tanaman bagus karena strategi *Sat-Set* dengan harus lama lama menunggu. Disaat ada pengarahan diperhatikan benar benar, disaat melaksanakan tidak selalu bertanya. Setelah dilakukan tugas, di evaluasi bila ada yang tertinggal di benahi. Sehingga lekas tuntas. Dan bila memang sudah *pol* piye ye caranya agar bisa selesai, baru mohon petunjuk. Sehingga tidak ada sebentar sebentar nunggu petunjuk. *Suk kapan bar-e*.

Waka Adm KPH Bojonegoro Wawan Gunawan S.Hut. Memberikan tanggapan Hasilnya bagus, pertumbuhan di atas 90 %. *ini bukan evaluasi penilaian lho ya. Tetapi ini tinjauan sejauh mana pekerjaan/tugas dan kami mewakili pimpinan untuk melihat dari dekat, dan jika ada kesulitan pekerjaan maka kami merupakan kepanjangan tangan dari Manajemen (Bapak ADM KPH Bojonegoro), hasil hari ini kami laporkan kepada Beliau, sedangkan untuk petugas di lapangan (Asper hingga tingkat mandor), maka kami akan memberikan pengarahan agar pekerjaan bisa tercapai sesuai dengan yang ditargetkan oleh pimpinan. Pengerjaan bagus. Untuk tanaman tebu 91 %, karena sebagian saat pas usei ditanam ada pethatan 2 Minggu lebih. Tetapi cadangan bibit sudah ada. Untuk kayu putih 85 %.Demikian “. Ulasan Waka Adm KPH Bojonegoro Sub Tengah. Wawan Gunawan S, Hut.
(Bersambung peninjauan pekerjaan RPH Putuk BKPH Tengger…..)**(Eko-Zulf/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *