Lek ‘Ri’ Bayan Sumbang, Inspiratif Dan Genius.

IMG 20231211 WA0003 wm 101604.19999998808

Bojonegoro I skinfosuneta.com , NAMA Lengkap nya Ahmad Khoiri, SH. Kalau di kampung kelahirannya di desa Bareng kecamatan Ngasem, semenjak menjadi PNS Kantor kecamatan Ngasem, yang sebelumnya menjabat sebagai Carik/Sekdes Bareng, pria yang menjadi inspirator untuk nya ini, dengan panggilan ‘Dongkol Carik (Mantan Sekdes)”. Yang banyak memberi warna (pewarna) di desa nya maupun dimanapun ‘Lek Ri’ ditugaskan.

___________________________________________

Bacaan Lainnya

Ads>>

IMG-20231205-WA0011

___________________________________________Perjalanan mengukir sejarah hingga menjadi orang penting, walau konon sekarang dirasa agak sedikit terpelanting, tetapi dirasa juga dipikir nya tidak hal yang penting.

Prinsip nya Bagimu Negeri…Jiwa raga kami.
Prinsip nya yang bagus, yang menjadi pondasi adalah, “Mergawe bagian opo ae angger becik, tetep tak lakoni, opo maneh minangka Abdi Negara. Yo panggah manut karo sing wenang gawe SK. Senadjan nok lembaga (swasta iki, maksudku-red), aku dhewe yo tukang gawe SK lho… hehehe..lha SK Sopir Ambulan BMT-NU Ngasem kui sopo..Leh..? .
Hehehehe..aku Dhe.

IMG-20231211-WA0004-wm-100992.19999998808

Selanjutnya yang memotivasi rajin berfikir, rajin sinau keadaan untuk mendapatkan solusi, adalah ya sebagai PNS. Sak liyani jadi Direktur Operasional Ambulance. Wenehi ‘ce’. Dulu sebelum jadi Carik di rubah jadi Sekdes pindah ke kecamatan 2007 -2023, pindah ke kelurahan (kelurahan lho, bukan desa-red). Ngalami juga nge-Land /ngece/ ngompreng / MPU (Mobil Penumpang Umum), budal usei sholat subuh pulang menjelang Maghrib. Padahal itu hasil belum tentu teraih, modal pasti (Bensin, Sarapan) itu semangat.. apalagi sekarang masuk kerja jam 8 diruang sejuk, hasil /pendapatan jelas. Maka.. Alhamdulillah… Dongkol Khoir/ Lek ‘Ri’ tidak pernah aras -arasen gelar diskusi di rumah inspirasi nya.
Dan tetangga tetep tidak bosen untuk selalu datang di rumah nya.
“Kadang aku dhewe yo mikir…aku iki iyo uwong biasa, jane yo duwe kesel/capek. Dan juga punya ‘,Udhel/puser’ , tapi kog yaa istirahat itu jika lupa. Termasuk ‘momong santri kecil kecil, seberapa polahe di biarkan, dengan kesabaran dan cukup dilihat saja, anak kecil pun seperti anaknya sendiri. Akhirnya bagaimana pun ‘nambeng-nya’ begitu diusap dahinya…sambil di tanya..jane kuwe anak e sopo to?. Kog ngrikis temen..hayo sing apik rausah blayon nak bundas “, tutur yang lembut.. membuat anak anak/santri makin ‘lulut’.

IMG-20231211-WA0005-wm-98529.39999997616

Herannya.. kalau di luar rumah seperti wibawa banget, tetapi kalau di rumah justru ada anak kecil semrawut kog yaho tanpa keluar suara keras.
Itulah sosok ‘Khoiri, SH’ , yang makin bisa mempercepat pelayanan surat surat di kelurahan Sumbang kecamatan Kota.

“Memang tugas/dinas dikota, semakin banyak mendapatkan tambahan pengalaman. Misalnya, akan membuat surat keterangan kematian, maka harus observasi dan membawa bukti denah/peta kuburan dan fotho pathok. Kalau ketika di desa, misalnya dari data KK sudah jelas dan hafal Kalau si @ mati nya tanggal…sekian. sekarang ya data lapangan. Dan efisensi lagi adalah untuk mempermudah membuat data riil by name by address, persuratan dengan System aplikasi, sekarang membuat KK 1 menit, surat persyaratan nikah 7 lembar butuh waktu 5 menit. Dari pengalaman tahun 2011, Simad-Pemdes (, System Administrasi Pemerintahan Desa), sekarang istilahnya SIMAD-Kel. Sehingga sudah berjalan, dengan lancar”. Ungkapan “Lek Ri”.

Untuk perihal inspirasi perihal kambing, dan lainnya termasuk System operasional ‘Ambulance’ bersambung…**(Ep-Zul/red).

___________________________________________

IMG-20231210-WA0002

IMG-20231209-WA0006

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *