Bojonegoro I skinfosuneta.com ,-Bulan lalu Asper BKPH Bareng Slamet Winarno (23/10/2023) melakukan pembinaan pada warga berinisial Str, Sw, Stt, di Polsek Sugihwaras dan juga menghadirkan perangkat desa dari tempat tinggal nya 3 orang tersebut.
Dilakukan pembinaan dan penandatanganan pernyataan, dikarenakan 3 tersebut oleh petugas dipergoki akan melakukan *rencana perusakan tanaman pada* pohon jati KU-3 (tanaman 2009) di petak 55D-2, namun karena kepergok petugas yang bernama Yasbianto dan Baniso, pada saat itu sekitar pukul 07.20 *WIB* .
Masih menurut Asper Bareng , bahwa isi pernyataan tersebut Intinya tidak akan mengulangi lagi. Dan pula perangkat desa dari tiga orang tersebut akan memberikan pembinaan pada warga nya.
Saat menandatangani pernyataan di Polsek Sugihwaras tersebut di saksikan selain Asper, petugas Perhutani, juga kanit Reskrim dan perangkat desa dari 3 orang tersebut.”Preventif terus di lakukan secara rutin pada jam jam rawan/tertentu, *terutama saat cuaca yang mendukung* . Dan untuk BKPH Bareng hutan potensi yakni RPH Alasgung, Sekidang, Bareng , dengan jenis tanaman Jati, Kayu putih dan lainnya. Dan untuk bulan Oktober – Nopember nihil”, ungkapan Asper Bareng.
Perihal tanaman persiapan kisaran 60 %, terutama *di lahan petak 57-58*, karena tumbuhan liar banyak, dan mempercepat *prosesnya persiapan lapangannya* hingga ready, butuh waktu dan tenaga ekstra. Tetapi bulan Desember *pertengahan* diupayakan sudah siap di tanami.
2 petak tersebut luasnya 64,64 hektar (ha). Sedangkan yang lahan lain tinggal menunggu bibit dan menunggu hujan. Di kawasan Bareng sudah pernah ada hujan, akan tetapi masih sebatas permukaan tanah/tipis, dan tanah masih menganga/nela. Dan sambil menunggu hujan, kami memanfaatkan waktu yakni melaksanakan sosialisasi pada penggarap”, kata Asper pindahan dari KPH Parengan.
Adapun persiapan tanaman 2023 , dengan luas 106,78 ha.(katagori tanaman pembangunan), dan tanaman rutin 0,81 ha. Jenis kayu jati 106, 8 ha. Kayu putih 0,79 ha.
Untuk 3 RPH, yakni RPH Alasgung 28,89 ha. Bareng 69,8 ha. Sekidang 8,9 ha.
Selanjutnya Adm KPH Bojonegoro Ir. H. Slamet Juwanto, melalui Waka Adm KPH Bojonegoro Wawan Gunawan, S.Hut. Di Dampingi KSS Humas KPH Bojonegoro Sunyoto, SH. Mengatakan “persiapan tanaman diharapkan disemua lokasi sudah benar benar dalam kondisi siap tanam. Sehingga akan memudahkan tercapainya target pembuatan tanaman dengan prosentase sesuai harapan pimpinan. Terkait Keamanan hutan, petugas lapangan agar selalu melakukan koordinasi dengan kepala desa/perangkat desa dan juga Forpimca, sehingga akan terwujud harmonisasi dalam hubungan kerja”.***(Ep-Zulf).






