Bojonegoro I skinfosuneta.com , -Desa Tambakmerak kecamatan Kasiman selama 3 tahun secara bertahap mampu menangani perihal Stunting warga nya.
Kepala Desa Tambakmerak Supeno di dampingi semua perangkat nya mengatakan, bahwa permasalahan gizi buruk bahkan Stunting ini adalah merupakan atensi pimpinan, maka pengerahan kader gizi desa di dampingi ketua PKK serta gigihnya bidan desa, pendamping desa Tambakmerak, alhasil membuahkan hasil yang menggembirakan. Dari awal pendataan ada sekitar 20 anak (tahun 2020) sekarang tinggal 4 saja.
Ada lagi yang menggembirakan kabar dari desa yang dipimpin oleh Kades Sepuh 3 periode yang menjadi ‘pinisepuh’ untuk kalangan masyarakat kecamatan Kasiman, Kedewan, Malo, Senori, Cepu, Jepon tersebut. Yakni perangkat nya bisa tidur nyenyak karena SPPT disebar di obyek pajak Bumi dan Bangunan, bulan juli sudah lunas.”Kami sangat berterima kasih kepada warga yang semuanya taat kewajiban dalam hal ini, PBB. Demikian juga terima kasih pada perangkat desa yang tidak ada yang mengenal istilah ‘ndo-e’ pinjam sebentar untuk buwuh atau untuk beli benih jagung. Alhamdulillah tertib. Sehingga sat-set ndang cair Add ndang bayaran”, ungkap mbah Kung Peno.
Untuk pemberdayaan.. Tentunya warga desa Tambakmerak perlu di contoh.. seorang bakul Lonthong yang awalnya dapat bantuan PKH. Tetapi ketika usahanya maju, dan merasa cukup, maka usul untuk tidak menerima bantuan PKH. Bahkan perangkat desa pun sudah berkali kali mengusulkan masih dapat juga akhirnya tetep tidak mau, dan baru baru ini daftar nama penerima baru saja sudah tidak ada, dan “mbok Yem” dengan KK bernama Suganjar rt 4 sudah lega. …”Hebat”.
Dawuhe mbah Inggi/Kung Peno,” Terima kasih, kami memiliki warga yang punya inisiatif seperti itu, semoga bisa menularkan kesadaran pada yang lainnya. Sudah merasa berdikari untuk kemajuan ekonomi. Untuk desa Tambakmerak ra perlu diumbul umbulno nak kantrok.. hhhhhhhhh.
Kalau meng-upload yang normatif, Monggo. Kalau PBB entah nomor berapa?”, Ulas nya Kades Tambakmerak (Kung Peno) yang paling Sepuh dan sesepuh.
Camat Kasiman Novita Sari,SsTp. MM. Menjelaskan bahwa perihal PBB Kasiman se- kabupaten, Alhamdulillah nomor urut 5 . Sedangkan untuk desa Tambakmerak urutan ke 3 untuk tingkat kecamatan, sudah baik. Perlu diketahui juga bahwa setiap desa punya cara dan inovasi masing-masing yang pasti komitmen untuk jadi lebih baik, dan sekarang sudah jadi bagian dari kecamatan.
Lebih lanjut, Camat Kasiman Cantik tersebut, juga merasa bangga dan bersyukur, dan keteladanan para kades, ditambah kegigihan para perangkat desa, dan berbuah manis hasil kerjanya.”Terus kami berikan motivasi tiada henti (koyok produsen motor aja.. hehehehe-red), pada Kades dan perangkat desa, yang pasti kami menyakini bahwa satu+ satunya yang biasa menghindari penyesalan hanyalah totalitas, jadi kami semua mengerjakan sesuatu dengan penuh totalitas.
Yang kedua, pemahaman..bahwa jabatan adalah sarana, bisa membawa ke syurga dan bisa menyeret ke neraka. Sehingga bekerja lah dengan benar”.
“Perihal Stunting dari 10 desa di kecamatan Kasiman dari 52 anak dalam satu tahun sudah turun 20 anak saja, memang belum sempurna dan tetap berusaha. Dan tolok ukur, adalah mentalitas, membangun peradaban di awali dengan membangun pemikiran”, ulasan Camat Kasiman bu Novita (sapaan akrabnya).***(Ep- Zulfikar).






