Bojonegoro I skinfosuneta.com,-SEPANJANG Jalan Dari Kasiman ke Hargomulyo (Kedewan), Texxas Wonocolo Kedewan, Mbleboh – Kedewan dari pukul 14.00 – 16.00 WIBB, Macet. Karena sepanjang jalan 5,7 KM Depan Baldes Hargomulyo- Kedewan telah berlangsung Lomba Gerak Jalan dari Tingkat SLTP & Umum.
Camat Kedewan M.Mudlofir, S.Sos.MM. Dampingi Ketua Panitia HUT RI KE 81 Kecamatan Kedewan Ainul Mustar.
Camat Kedewan, menjelaskan bahwa dalam Peringatan HUT RI Kecamatan Kedewan ada 2 macam kegiatan, yakni bersifat Seremonial terdiri dari: Sujud syukur, Upacara Pengibaran Bendera, Resepsi Kenegaraan, Upacara Penurunan Bendera.
Disamping acara Seremonial ada acara ‘Perayaan / kemeriahan’. Diawali dengan acara ‘Perlombaan/Lomba-lomba’. Tingkat SD, juga TK Maupun Paut. Dan hari Rabu (19/8/2026) Lomba Gerak Jalan dari Pagi Untuk tingkat Sekolah Dasar. Siang/Sore tingkat SLTP & Umum. Dalam laporan ketua panitia penyelenggara HUT RI Ke 81, Lomba Gerak Jalan tingkat SD Sebanyak 20 regu dari 11 Sekolah Dasar di kecamatan Kedewan.
Sedangkan untuk tingkat SLTP & Umum untuk sementara waktu (11.21 WIB) Sudah 60 regu, mungkin bisa bertambah disaat belum berlangsungnya prosesi keberangkatan nanti.
“Ayaah”, Sapaan akrab camat Kedewan, menilai bahwa Antusias Warga Kedewan sangat tinggi dalam berpartisipasi peringatan HUT RI KE 81. Terima kasih atas partisipasi nya.
Setelah Lomba Gerak Jalan, besok tanggal 26 Agustus 2026 berlangsung Karnaval Umum. Juga ada lomba Volly lintas instansi (Kecamatan, Polsek, Koramil, Perhutani, Pertamina. Bertempat di GOR Beji. Sedangkan di bulan September pun masih rangkaian acara Memeriahkan HUT RI Ke 81. Tepatnya tanggal 12 September yakni jalan Santai.
Mengapa Lomba Gerak Jalan beda rute yang pagi dan yang sore ?.
“Karena kami ingin meratakan untuk jalur dari selatan untuk salah satu kegiatan.
Kriteria mengedepankan kerapian, kekompakan, Yel-Yel (Selebrasi), keseragaman Atribut. Bukan kemewahan Artibut tetapi keseragaman Atribut. Artinya Satu regu seragamnya sama.
Kalau bercelana panjang yaa celana panjang semua. Jangan ada yang celana pendek. Kalau regu nya celana pendek yaa pendek semua. Kalau pakai kolor komprang ya komprangan Kabeh. Ojok ada yang bertraining, ada pakai sarung. Komprang ya serasi komprangan. Kalau memang memakai Mukena yaa bermukena semua dalam satu regu.
Karena ini Gerak jalan bukan karnaval.
“kita ini pelayan publik harus bisa memberikan wadah. Artinya: Pelayan publik itu, ukuran nya adalah nilai kepercayaan dan kepuasan masyarakat kepada kita. Bukan kita berharap di layani masyarakat. Dan masyarakat itu bisa merasa ada wadahnya untuk menyalurkan aspirasi, berinovasi, mengimplementasikan gagasan (pingin macak piye) saat ikut meramaikan atau merayakan saat perayaan agar mereka bisa bergembira.
Sebagai Birokrasi, itu wajib SIAP dituntut untuk itu yakni memfasilitasi. Maka kita beri inovasi agar mereka bisa berkreasi dan terlaksana dengan bersama sama/berkolaborasi.
Kebetulan ketua panitia penyelenggara HUT RI KE 81 di Kecamatan Kedewan adalah Kasi Trantib. Dan mencoba untuk merangkul semua elemen. Alhamdulillah berhasil semuanya atas maksud dan tujuannya, yakni agar bisa bahu-membahu memberikan yang terbaik untuk masyarakat.
Lha harapan kedepannya, ini kita tingkatkan dan sekali lagi, jangan sampai kita orang ini yang di percaya oleh masyarakat mengabaikan atas kepercayaan tersebut. Ukuran nya itu kita sebagai Birokrasi, jangan sampai yang bukan kehendak masyarakat/Ego birokrasi itu yang menjadi tujuan. Dan pula janganlah kita memutuskan sendiri tanpa melihat keinginan masyarakat.
Misalnya: tidak ini tidak usah itu, tidak perlu ini tidak perlu itu. Lha keputusan itu bila tidak mendasar pada kebutuhan masyarakat, itu keliru. Karena kita pelayan masyarakat.
Namun perihal ini serba keterbatasan dan efisiensi, maka langkah yang bijak adalah memaksimalkan potensi yang ada. Sehingga semua bisa mencapai tujuan bersama sama dengan kesepakatan bersama sama. Dan tidak ada dusta di Antara Kita.
Dan masyarakat pun termotivasi dan bisa tertata dengan semangat Agustusan yang membara.
Birokrasi yang baik, pemerintahan yang baik, itu untuk melayani apa yang di butuhkan masyarakat/yang di inginkan masyarakat. Selagi apa yang menjadi aspirasi masyarakat itu bersifat ‘POSITIF’. Jadi seperti itulah.
Karena semua itu di nilai masyarakat dan memang masyarakat berhak menilai kita. Yang menjadi INDEX Birokrasi adalah dari INDEKS Kepuasan masyarakat yang menjadi ukuran utama.
Selanjutnya Ketua Panitia HUT RI ke 81 kecamatan Kedewan, Ainul Mustar. Menambahkan bahwa, Semua panitia sadar betul dengan keterbatasan yang ada. Yakni minimnya hasil penggalian dana kegiatan. Maka kita harus Sadar betul, mencukup-cukupkan apa yang ada dengan se-efisiensi mungkin. Dan dibutuhkan teman teman untuk menjadi panitia yang tidak banyak menuntut. Membutuhkan teman teman panitia yang loyal dalam kegiatan. Sehingga di perjalanan kegiatan bisa sesuai scadul dan Roundown nya. Saat proses berlangsung hingga pasca bisa lancar. Dan kemauan kegotongroyongan itulah yang kita tunggu untuk di implementasikan. Bukan sebatas slogan. Namun bisa kita buktikan.
(Maaf.. kalau dalam lirik lagu nya pak Haji Rhoma: “Jangan cuma kata, mari nyatakanlah (Buktikan.
Agar citra bangsa Harum dan mulia).
Segi dana diminimalisirkan/se-efisiensi mungkin. Dan dibuktikan bahwa kita BISA.
Sedangkan para juri kegiatan, tidak melibatkan Dari unsur Pendidikan. karena untuk kegiatan lomba, di dominasi oleh pelajar.
Sehingga untuk menjadi sportif, Netralitas dan supaya tidak komplin, maka Dari unsur pendidikan sangat di butuhkan adalah sebagai teknisi dan di pelaksana teknis. Sedangkan dewan juri terdiri dari Kecamatan, Koramil, Polsek, Mahasiswa.
Maksudnya adalah menjaga Netralitas.
“Semoga lancar seperti sejak di awal kegiatan. Semoga panitia berjumlah 50 personil sudah termasuk sie keamanan. Dan puncak acara tanggal 12 September 2026 di Bumi Perhutani BKPH Kedewan. Sekaligus penyerahan hadiah lomba”. Ulasan Ketua Panitia, yang sehari-hari nya sebagai Kasi Trantib Kantor kecamatan Kedewan.**(Eko-Lia-Zulf/red).






