Tuban (KPH Parengan) I skinfosuneta.com,- PADA Hari Kamis,(23/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Parengan menggelar Apel Siaga Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Petak 57A RPH Sugihwaras, BKPH Parengan Selatan.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau sekaligus memperkuat sinergitas antar-instansi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah kerja Perhutani KPH Parengan.
Apel siaga diikuti oleh jajaran Perhutani KPH Parengan bersama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, unsur TNI, Polri, Cabang Dinas Kehutanan wil Bojonegoro,pemerintah desa, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta para relawan peduli api.
Kegiatan diawali dengan apel bersama, pengecekan kesiapan personel dan peralatan pemadaman kebakaran, serta penyampaian arahan mengenai langkah-langkah pencegahan, patroli terpadu, deteksi dini, hingga penanganan cepat apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Administratur/Kepala Kesatuan Pemangku Hutan (KKPH) Parengan Anthonie Alfrits T, dalam sambutannya menyampaikan bahwa: kegiatan Apel Siaga Karhutla merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan dari ancaman kebakaran yang berpotensi meningkat selama musim kemarau.
“Apel siaga ini merupakan wujud kesiapan sekaligus komitmen bersama dalam menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran. Keberhasilan pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh Perhutani sendiri, melainkan memerlukan sinergi seluruh stakeholder, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, (Dinas pemadam kebakaran), pemerintah desa, LMDH hingga masyarakat sekitar hutan.
Dengan kerja sama yang solid, kami optimistis potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin sehingga kelestarian hutan tetap terjaga,” ujarnya
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban, Sutaji, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Apel Siaga Karhutla sebagai langkah strategis dalam memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Kami siap bersinergi dan mendukung penuh upaya Perhutani dalam pencegahan maupun penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Pencegahan merupakan langkah yang paling efektif, sehingga diperlukan patroli bersama, edukasi kepada masyarakat, serta respons cepat apabila ditemukan titik api. Dengan koordinasi yang baik antar-instansi, kami yakin risiko kebakaran dapat diminimalkan,” tegasnya.
Melalui kegiatan Apel Siaga Karhutla ini diharapkan seluruh unsur yang terlibat semakin meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi, serta membangun komitmen bersama dalam menjaga kawasan hutan agar tetap aman dari ancaman kebakaran. Sinergitas yang terjalin antara Perhutani, pemerintah daerah, aparat keamanan, pemadam kebakaran, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan sistem pencegahan dan penanggulangan Karhutla yang lebih efektif demi menjaga kelestarian hutan serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.**(Eko-A’at-Zulfikar/red).
Sumber berita HUMAS KPH Parengan./Kom-PHT/Prg/Dgm).
Editor: Ekopurnomo Tim skinfosuneta.com.





