Kecamatan Ngasem Lunas PBB 2026 Urutan ke 2 (Dua) se-kabupaten Bojonegoro.

IMG 20260720 WA0033

Bojonegoro I skinfosuneta.com,-LAYAK Memperoleh Apresiasi dari Tingkat Kabupaten Bojonegoro. Pekerjaan memungut pajak terutama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) adalah tidak semudah membalikkan telapak tangan. Meskipun dengan konsep baru pun, pemungutan PBB yang di terapkan pada awalnya rada sedikit ada beban pemikiran, “Berhasil kah konsep ini jika di terapkan ?”

Meskipun diawali dengan kecemasan. Namun dengan penuh keyakinan, Polici (kebijakan) yang di terapkan selama di pimpin Camat Ngasem Budi Sukisna, SST.P.. Bersama Sekcam Sigit Djatmiko,S.ST.P. Dalam kurun waktu yang baru beberapa bulan. Berhasil dengan Gemilang.

Bacaan Lainnya

Camat Ngasem Budi Sukisna. Didampingi Sekcam Sigit Djatmiko,
Saat di konfirmasi oleh awak media skinfosuneta.com. Menjelaskan bahwa beberapa konsep keberhasilan pelunasan PBB di awal waktu sebelum batas 31 agustus 2026 di Kecamatan Ngasem bukanlah hal yang menghabiskan banyak anggaran tetapi konsep yang mengusung komitmen bersama antara lain:

– harus dibuat dan dipegang teguh Komitmen bersama antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan koordinator rayon setiap desa untuk menyelesaikan tanggungjawab dan kewajiban dalam membayar PBB
– pemerintah Kecamatan Ngasem Melaksanakan maksimalisasi pekan panutan pajak PBB dari tingkat kecamatan hingga tingkat desa, dimulai dari karyawan kecamatan dan seluruh perangkat desa se-kecamatan Ngasem untuk membayar PBB lebih awal dari masyarakat.
– Pemerintah kecamatan Ngasem Membentuk tim optimalisasi PBB kecamatan Ngasem
– Pemerintah kecamatan Ngasem Melakukan evaluasi mingguan kepada seluruh koordinator rayon pemungut PBB desa, dan melakukan pemeringkatan tingkat kecamatan
– Pemerintah kecamatan Ngasem melakukan Kolaborasi serta sinkronisasi dengan instansi vertical dan satu atap termasuk memanfaatkan momentum penyusunan RDKK tahun 2027 untuk melampirkan SPPT asli (sebagai salah satu syarat pengajuan RDKK)sehingga dapat menunjang dan meningkatkan pembayaran PBB, bersama dengan Penyuluh pertanian kecamatan ngasem.
– Pemerintah kecamatan Ngasem Memberikan apresiasi kepada desa yang PBB nya lunas di awal, berupa tercepat pertama Desa Trenggulunan dapat bonus berupa kambing dua ekor, tercepat kedua Desa Mediunan dapat Bonus kambing ukuran besar satu ekor, tercepat ke tiga Desa Sendangharjo dapat kambing ukuran sedang 1 ekor.

IMG 20260720 WA0034

Dengan pagu PBB Kecamatan Ngasem sebesar Rp.1.794.262.620,00 pemerintah kecamatan Ngasem Tahun ini mampu membuat sejarah baru pelunasan tercepat urutan ke 2 diantara kecamatan lain se-kabupaten Bojonegoro, Hanya berselang/selisih beberapa menit setelah kecamatan Ngambon yang memiliki pagu PBB Rp 200 jutaan.

Sekcam Ngasem Sigit Djatmiko, menambahkan bahwa, Langkah pertama yang dilakukan pemerintah Kecamatan Ngasem sebelum terjun memungut ke masyarakat adalah Kecamatan telah memberikan edukasi dan pemahaman terlebih dahulu kepada perangkat desa selaku rayon yang melakukan pemungutan pajak, (termasuk petugas pemungut wajib membayar PBB lebih dulu untuk contoh), dengan pemahaman yang kuat dan telah membayar pajak di awal, hal tersebut menjadi bekal kepercayaan diri untuk para pemungut pajak, papar Sekcam saat mendampingi Camat, bersama Tim monitoring dan evaluasi serta pembinaan di Pemdes Ngadiluwih.

Lebih lanjut, Sekcam Ngasem terkait dengan keberhasilan perihal PBB meskipun dengan jumlah 17 desa dengan PAGU Mendekati nominal Rp.2 Milyard. Berharap, untuk tahun berikutnya system yang dibentuk oleh kepemimpinan camat saat ini akan tetap di jalankan dan bisa lebih cepat lagi pelunasannya dari pada tahun ini.
Dan juga untuk para perangkat desa selaku petugas rayon pemungut pajak menjadi lebih faham pada kewajibannya sebagai pemungut pajak, dan lebih me-maximalkan lagi dalam hal waktu penyetoran dari masyarakat kepada Bapenda melalui Bank.
“Intinya, adalah dengan terapan ini, maka masyarakat atau warga yang punya Wajib Pajak Bumi & Bangunan (PBB), ter-edukasi terkait dengan kewajiban pajak yang paling dekat dengan mereka dan memacu partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa dan Kabupaten”, Ulasan Sekcam Sigit Djatmiko, S.ST.p.

Selanjutnya, kesan kasun Ngadiluwih dan dusun Jambe, awalnya terasa gelagapan dengan pola Gas-Pool. Bekerja sudah belasan tahun, dengan sistem kejar target 360° derajat (Biasanya lunas urutan nomor 2 dari belakang, sekarang mendapatkan predikat ke 2 dari depan). Lunas tepat nya tanggal 30 Mei 2026.”Alhamdulillah, lunasnya Tugas PBB, longgar waktu hingga lembar Kartu wajib pajak tahun depan. Meskipun urutan ke 11 dari 17 desa Se-kecamatan Ngasem”.

Selanjutnya, kades Ngadiluwih, Nyatmo, S.Ap.Setengah bercanda,”Nulis urutan 1, hehehehe..khan 11, angkanya ketinggalan 1. Khan yo iso. ngono bloko mosok raiso, mas ?”,.**(Mugito CP-Eko-Zulf/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *