Bojonegoro I skinfosuneta.com,-HARI Jum’at Kliwon (12/6/2026), hari ini adalah cukup unik dalam upayaku untuk bisa ikut berjamaah sholat Jum’at.
Sejak pagi bercanda’an di Group, akhirnya tergelincir berkelana yang tidak ada tujuan yang nyata.
Dari bicara rilex dengan kaur Umum Desa Padang kecamatan Trucuk (Mas Imam), tak seberapa lama karena waktu nya pendek. Saya (Eko FORSA/skinfosuneta.com) malah di ajak pulang.”Wes ayo mampir rumah, ikut Berjamaah sholat Jum’at di masjid depan iku..!”, himbau pak Bayan Imam.
“Maaf..saya pamit saja, di sini belum Qori’. Saya ikut Berjamaah sholat Jum’at di Masjid desa Mori, saja”. Pintaku.
Keluarlah istri nya pak Bayan Imam, lalu di suruh nya mempersiapkan makan siang untuk saya,”Bu’e.. ni dulur lanang tatakan makan siang, sambil nunggu saat nya Jum’at an”.
“Mbak..matur nuwun, saya pamit mawon, cukupan sampai di Masjid Mori wes Adzan. Terima kasih, saya pamit nggeh.., Assalamualaikum”.
Sampailah di dekat Masjid Desa Mori, juga belum Adzan. Pikiran saya, “Wes mulih ae, berjamaah sholat Jum’at di masjid Al-Baqo Ngulanan. Lha tiwasan naik Supra sampai grobyakan.. Astaghfirullah… sampai rumah, ternyata khutbah Jum’at malah selesai dan Imam sholat berjamaah, sudah membaca Surat Alfatihah di rokaat kedua.
Astaghfirullah…”Yaa Allah.. berilah aku kesempatan untuk tetep bisa ikut sholat Jum’at Berjamaah di masjid mana yang saya tuju.
Bergegas pergi lagi mencari Masjid yang belum mulai sholat Jum’at.
Lalu meluncur ke Masjid dusun Ngablak, sampai di Gang masuk menuju Masjid. Ternyata sudah pelaksanaan sholat Jum’at.
Astaghfirullah..Yaa Allah..
Saya berlanjut Menuju ke arah masjid Pondok SALE Sukoharjo, malah sudah hampir pada pulang.
Tak putus semangat, seraya bertakbir *ALLAHU AKBAR*.
Saya lanjutkan menuju ke Masjid dusun Kalipang Desa Leran Kalitidu.
Alhamdulillah.. masih bisa ikut berjamaah sholat Jum’at di Masjid Al-Hikmah Kalipang Desa Leran Kalitidu Bojonegoro.
Begitu usei berjamaah, malah banyak yang menyapa dan bertanya,”Ini terahe dari mana kog pakai sandal jepit dan berjum’atan di sini ?”.
Bahkan malah ketemu mantan operator sound system ‘Pak Wan’, & juga mantan tetangga pak H. Sukar, serta kenalan kenalan lama.
Akhirnya bisa silaturahmi cerita pendek di pinggir serambi.
Alhamdulillah..Yaa Allah..Yaa Rabb. Engkau berikan Solusi untuk mengatasi kebingungan ku, karena takut tidak bisa ikut berjamaah sholat Jum’at.
Cerita ini sekedar motivasi untuk diri sendiri, yang selalu optimis dan mengabaikan saran SAHABAT.Agar tidak terburu-buru yang seakan akan di kejar waktu.
Hikmah dari itu semua tadi, ternyata ada yang pesen Madu Murni.”Masih jualan MADU MURNI?”.
Kapan live Madu Murni lagi.**(Eko-H.Annas-Zulfikar/red).






